Jumat, 19 Juni 2009

kata "Aku Cinta Padamu" Dalam 100 Bahasa

How to say I Love You in 100 Languages

English - I love you
Afrikaans - Ek het jou lief
Albanian - Te dua
Arabic - Ana behibak (to male)
Arabic - Ana behibek (to female)
Armenian - Yes kez sirumen
Bambara - M'bi fe
Bangla - Aamee tuma ke bhalo aashi
Belarusian - Ya tabe kahayu
Bisaya - Nahigugma ako kanimo
Bulgarian - Obicham te
Cambodian - Soro lahn nhee ah
Cantonese Chinese - Ngo oiy ney a
Catalan - T'estimo
Cheyenne - Ne mohotatse
Chichewa - Ndimakukonda
Corsican - Ti tengu caru (to male)
Creol - Mi aime jou
Croatian - Volim te
Czech - Miluji te
Danish - Jeg Elsker Dig
Dutch - Ik hou van jou
Esperanto - Mi amas vin
Estonian - Ma armastan sind
Ethiopian - Afgreki'
Faroese - Eg elski teg
Farsi - Doset daram
Filipino - Mahal kita
Finnish - Mina rakastan sinua
French - Je t'aime(to male), Je t'adore(tofemale)
Gaelic - Ta gra agam ort
Georgian - Mikvarhar
German - Ich liebe dich
Greek - S'agapo
Gujarati - Hoo thunay prem karoo choo
Hiligaynon - Palangga ko ikaw
Hawaiian - Aloha wau ia oi
Hebrew - Ani ohev otah (to female)
Hebrew - Ani ohev et otha (to male)
Hiligaynon - Guina higugma ko ikaw
Hindi - Hum Tumhe Pyar Karte hae
Hmong - Kuv hlub koj
Hopi - Nu' umi unangwa'ta
Hok kian - wa ai lu
Hungarian - Szeretlek
Icelandic - Eg elska tig
Ilonggo - Palangga ko ikaw
Indonesian - Saya cinta padamu
Inuit - Negligevapse
Irish - Taim i' ngra leat
Italian - Ti amo
Japanese - Aishiteru
Kannada - Naanu ninna preetisuttene
Kapampangan - Kaluguran daka
Kiswahili - Nakupenda
Konkani - Tu magel moga cho
Korean - Sarang Heyo
Latin - Te amo
Latvian - Es tevi miilu
Lebanese - Bahibak
Lithuanian - Tave myliu
Malay - Saya cintakan mu / Aku cinta padamu
Malayalam - Njan Ninne Premikunnu
Mandarin Chinese - Wo ai ni
Marathi - Me tula prem karto
Mohawk - Kanbhik
Moroccan - Ana moajaba bik
Nahuatl - Ni mits neki
Navaho - Ayor anosh'ni
Norwegian - Jeg Elsker Deg
Pandacan - Syota na kita!!
Pangasinan - Inaru Taka
Papiamento - Mi ta stimabo
Persian - Doo-set daaram
Pig Latin - Iay ovlay ouyay
Polish - Kocham Ciebie
Portuguese - Eu te amo
Romanian - Te ubesk
Russian - Ya tebya liubliu
Scot Gaelic - Tha gra\dh agam ort
Serbian - Volim te
Setswana - Ke a go rata
Sindhi - Maa tokhe pyar kendo ahyan
Sioux - Techihhila
Slovak - Lu`bim ta
Slovenian - Ljubim te
Spanish - Te quiero / Te amo
Swahili - Ninapenda wewe
Swedish - Jag alskar dig
Swiss-German - Ich lieb Di
Tagalog - Mahal kita
Taiwanese - Wa ga ei li
Tahitian - Ua Here Vau Ia Oe
Tamil - Nan unnai kathalikaraen
Telugu - Nenu ninnu premistunnanu
Thai - Chan rak khun (to male)
Thai - Phom rak khun (to female)
Turkish - Seni Seviyorum
Ukrainian - Ya tebe kahayu
Urdu - mai aap say pyaar karta hoo
Vietnamese - Anh ye^u em (to female)
Vietnamese - Em ye^u anh (to male)
Welsh - 'Rwy'n dy garu
Yiddish - Ikh hob dikh
Yoruba - Mo ni fe

Kamis, 16 April 2009

Terbayang-bayang sang mantan

http://www.mardikurniawan.blogspot.com

Dalam kamus percintaan, adalah dosa besar bila Anda atau si dia berselingkuh, apalagi jika selingkuh dilakukan dengan mantan pacar. Tak peduli kita dan pasangan masih dalam status pacaran, atau sudah menikah, membuka kembali kontak dengan mantan rentan menimbulkan perselisihan. Bila hubungan Anda dulu berakhir dengan cara yang kurang mengenakkan, tentu mudah saja melupakannya. Namun, bagaimana bila dahulu Anda merasa terpaksa memutuskan hubungan karena alasan yang di luar kontrol Anda, seperti perbedaan keyakinan, atau tempat tinggal? Menemukan kembali jejaknya—berkat jasa berbagai situs jejaring sosial—tentu akan mengembalikan kembali memori Anda tentang dirinya.

Namun,apa pun alasan atau niat Anda menjalin hubungannya dengan mantan, tidak akan membawa pengaruh baik untuk Anda, apalagi untuk kelangsungan hidup Anda dan pasangan saat ini. Ingin tahu lima alasan mengapa Anda tak perlu menjalin kembali hubungan dengan mantan?

1.Pikiran negatif. Percayakah Anda bahwa satu pikiran negatif dapat membawa pengaruh negatif terhadap hidup Anda? Kebanyakan orang tidak berpikir bahwa hal itu mungkin terjadi, tetapi begitulah kenyataannya. Jika Anda terus berpikir bahwa si dia akan memergoki Anda berhubungan kembali dengan mantan, suatu saat hal itu akan terjadi. Berpikir negatif juga akan mengurangi kompetensi berpikir dan mental Anda.

2. Efisiensi mental dan fisik. Normal saja bila Anda terkenang dengan masa lalu yang manis. Namun, tidak perlu sepanjang waktu. Hal ini sangat tidak sehat, dan membuat produktivitas Anda berkurang, baik dalam hal pekerjaan, maupun aktivitas keseharian lainnya.

3.Motivasi negatif.Tidak baik bila Anda memikirkan mantan sepanjang waktu. Kenangan buruk tentang bagaimana Anda berpisah akan terus terbayang dalam benak Anda. Kemudian, setengah dari hati Anda ingin kembali menyambung hubungan yang terputus, dengan harapan, situasi sudah berpihak pada Anda dan pasangan. Hal ini hanya akan membuat Anda bimbang karena, di pihak lain, Anda tidak akan menemukan kesalahan apa pun pada diri pasangan yang membuat Anda harus memutuskan hubungan dan kembali kepada mantan.

4.Pikiran negatif berarti kehilangan kesempatan. Ketika benak Anda tak bisa beralih dari mantan, Anda cenderung akan kehilangan kesempatan untuk menemukan pasangan baru yang akan mendampingi Anda seterusnya. Berhentilah berpikir "seandainya dulu saya...", dan fokuslah pada apa yang terjadi sekarang dan nanti. Jika Anda sudah memiliki pasangan baru, cobalah berpikir secara positif tentang fondasi suatu hubungan yang baik. Lalu terapkan hal itu pada hubungan Anda dengan pasangan.

5. Hanya kesenangan sekejap. Cinta adalah misteri. Memang ada beberapa orang yang berhasil menjalin hubungan dengan mantan pacar setelah bercerai dari pasangan masing-masing. Namun, belum tentu kemewahan ini juga berlaku untuk Anda. Ketika Anda sudah berpisah dengannya bertahun-tahun, mantan pun sudah sangat berubah. Anda tidak akan tahu bahwa mantan sudah memiliki hubungan yang harmonis dengan istrinya, dan hanya ingin iseng dengan Anda. Good Lucky .......

Selasa, 10 Februari 2009

Susahnya memahami Wanita....

Originally Posted by EvoTech
dapet ngembat dari forum sebelah juga....

Boleh ngutip dari forum tetangga, karena gue ngerasa pendapatnya masuk banget. Buat para wanita coba dicermati dengan seksama sekiranya benar mohon dijelaskan, bila salah mohon dimaafkan

Jika dibilang cantik dikira menggoda,
Jika dibilang jelek disangka menghina
Bila dibilang lemah dia protes,
Bila dibilang perkasa dia nangis
Jika dtanyakan siapa yang paling di banggakan, kebanyakan bilang Ibunya,tapi kenapa ya lebih bangga jadi wanita karir,padahal ibunya adalah ibu rumahtangga

Bila kesalahannya diingatkankan, mukanya merah...
Bila diajari mukanya merah,
Bila disanjung mukanya merah,
Jika marah mukanya merah,
Kok sama semua? bingung !!
Ditanya ya atau tidak,jwbnya : diam
Dtanya tidak atau ya,jwbnya : diam
Dtanya ya atau ya,jawabnya : diam
Dtanya tidak atau tidak,jwbnya : diam
Ketika didiamkan malah marah (repot....repot)

Dibilang ceriwis marah,
Dibilang berisik ngambek,
Dibilang banyak mulut tersinggung,
Tapi kalo dbilang Supel wadow seneng bnget... padahal sama saja maksudnya
Dibilang gemuk enggak senang padahal maksud kita sehat gitu lho,
Dibilang kurus malah senang padahal maksud kita "kenapa elo jadi begini !!!!"

Berteman dengan Mantan Pacar, Mungkinkah?

KOMPAS.com — Putus hubungan dari sebuah hubungan yang bermakna dalam adalah suatu pengalaman yang menyakitkan. Namun, mengubah kisah percintaan dari kisah romantis menjadi hubungan yang platonik (cinta yang bersifat persaudaraan) hanya bisa menambahkan rasa sakit di hati.

Seorang teman wanita yang baru saja putus hubungan dari kekasihnya berkeluh-kesah. Meskipun sudah memutuskan berpisah, namun sang mantan pacar tak mau benar-benar putus hubungan. Meluncurlah kata-kata, “Kita jadi teman saja, ya?” dari si pria. Kata-kata tersebut diucapkan oleh mereka yang siap untuk keluar dari sebuah hubungan romantis kepada pihak yang belum ingin hubungan tersebut berakhir.

Apakah pertemanan adalah jawaban yang terbaik setelah putus hubungan? Biasanya kata-kata tersebut diucapkan untuk melunakkan kata-kata putus dan dimaksudkan untuk menolong pihak yang diputuskan agar tak terlalu berkabung atas putusnya tali percintaan mereka. Namun, apakah pertemanan ini penting?

Michael Vincent Miller, PhD, pengarang Intimate Terrorism mengatakan bahwa berduka cita atau menangisi berakhirnya hubungan adalah faktor penting untuk penyembuhan sakit hati. Ini penting karena jatuh cinta membawa seseorang masuk ke dalam sebuah wilayah yang penuh risiko. Dua orang yang jatuh cinta menempatkan dirinya ke dalam tangan pasangannya. Karena hal inilah, ketika putus hubungan, muncul rasa pahit ditinggalkan dan merasa sendiri.

Miller juga mengatakan bahwa bersedih adalah proses berjalan untuk mengeluarkan "saya" dari "kita". Ini memberikan sebuah jalan untuk kembali mengumpulkan kepercayaan diri untuk kembali mandiri. Meski persahabatan setelah putus bisa memberikan kelegaan sementara, namun hal ini ternyata menghambat sebuah jalan penyembuhan untuk kembali sendiri.

Semua manusia, dalam perkembangannya pasti akan merasakan sebuah kehilangan yang perlu ditangisi. Di berbagai tahapan kehidupan, kita semua terdorong di luar keinginan dan kenyamanan kita untuk masuk ke dalam sebuah situasi baru. Misalnya, langkah pertama bayi menandakan akan mulai keluarnya ia dari zona nyamannya saat digendong. Seorang dewasa muda yang baru masuk kuliah dan harus indekost di dekat kampusnya mungkin merasa senang akan kebebasan barunya, namun ia juga harus bisa menghadapi homesickness. Untuk semua rasa sedih itu, ada hal-hal baik yang dipelajari dan didapat. Kesedihan bisa dikatakan adalah rasa sakit untuk pertumbuhan manusia.

Semua kisah cinta akan berakhir, meski ada juga kisah cinta yang akan bertahan seumur hidup. Ketika rasa kehilangan melanda, maka akan sulit untuk menemukan jalan keluarnya, atau bahkan bagaimana menanggungnya. Banyak orang yang berada dalam kesedihan beralih ke obat-obat antidepresan, yang mungkin bisa mengurangi sakit di persendian, tapi tak akan banyak membantu pemulihan diri dari sakit hati.

Bersedih mengajarkan kita untuk menerima akhir dari rasa cinta, dan membantu kita memulai proses untuk menjadi diri kita lagi. Memang benar, diri yang sudah mengalami kesedihan tak akan sama seperti diri Anda ketika masih berada dalam hubungan. Meski luka bisa sembuh, namun akan tetap meninggalkan bekas. Tetapi banyak hal yang bisa Anda raih dari sekadar berhasil melewati rasa sakit putus hubungan. Ada pula kemungkinan untuk menjadi seseorang yang lebih baik dari saat Anda masih bersamanya. Sama seperti semua seni dan skill, satu-satunya cara untuk memelajarinya adalah melalui praktik, suka atau tidak. Tetapi untuk apa pun itu, nikmatilah hidup ini selagi mungkin.

Sabtu, 24 Januari 2009

CLBK,Perlukah dianggap serius???

KOMPAS.com — Anda bertemu seorang mantan pacar, dan segera menyadari bahwa Anda berdua masih menyimpan perasaan yang sama. Anda teringat kembali dengan masa-masa manis ketika bersamanya, tetapi juga mengkhawatirkan akan mengulang kesalahan yang membuat hubungan Anda dulu berakhir. Bagaimana mengetahui bahwa cinta lama yang bangkit kembali ini (CLBK) perlu dilanjutkan ke arah yang lebih serius, ataukah lebih baik kita melupakan masa lalu saja?

Bila Anda becermin kepada pengalaman orang lain, mungkin akan ada kelompok yang memilih untuk memberikan kesempatan kedua bagi seorang mantan. Bagaimana pun juga, setiap orang bisa melakukan kesalahan, dan patut dimaafkan. Namun kelompok yang lain mengambil pilihan kedua: jika seorang mantan telah menyakiti Anda, atau kepribadian Anda berdua memang tidak pernah bisa saling melengkapi, untuk apa mencobanya lagi?

Perpisahan yang dulu terjadi seharusnya telah memberi Anda waktu untuk berpikir apa yang salah dengan hubungan Anda saat itu. Inilah yang bisa dijadikan pijakan untuk membuat pilihan saat ini. Meskipun begitu, perlu Anda sadari bahwa tidak ada jaminan bahwa kesempatan kedua yang Anda berikan ini akan membuat hubungan menjadi langgeng. Bila masih ada keraguan untuk melanjutkan hubungan, pikirkan hal ini:
1. Seburuk apa situasi yang ditimbulkan akibat perpisahan dulu terhadap hidup Anda?
2. Apakah Anda melihat perubahan yang baik pada sikap mantan kekasih?
3. Apakah hidup Anda akan lebih baik bersamanya?

Bila Anda mampu menjawab semua pertanyaan tersebut dengan jujur, kini saatnya Anda berdialog dengan mantan kekasih mengenai kemungkinan untuk menjalin kembali hubungan yang sempat terputus. Pastikan:

Masih ada cinta di antara Anda. Apakah hanya Anda yang menginginkan hubungan ini, atau hanya dia yang masih merasakan cinta? Hubungan hanya akan terjadi bila diinginkan oleh kedua belah pihak. Jika Anda masih merasa belum yakin, artinya Anda masih membutuhkan waktu untuk memahami perasaan dan keinginan Anda. Hati-hati, jangan mencampuradukkan cinta dengan kebutuhan akan pasangan.

Atasi keraguan. Apa yang membuat Anda berpikir bahwa kali ini hubungan akan berhasil? Berpikirlah dengan jujur, karena keraguan akan menghancurkan semua usaha Anda. Pahami, keraguan apa yang Anda rasakan, dan cobalah untuk mengatasi hal tersebut lebih dulu. Jika Anda memutuskan untuk kembali bersama mantan, miliki keyakinan untuk dapat mengatasi keraguan yang ada.

Hadapi masalah Anda berdua. Bersediakah Anda dan mantan untuk saling memperbaiki diri, dan menghadapi masalah yang pernah Anda alami bersama? Ingatlah, bahwa Anda tidak mungkin meminta orang lain mengubah sifatnya. Akuilah bahwa Anda juga memiliki kesalahan yang menyebabkan putusnya hubungan. Apakah Anda terlalu pasif, posesif, tidak sensitif, tidak mau mendengarkan, atau tidak mampu berempati dengan mantan? Lalu pikirkan, apakah Anda dapat memberikan reaksi yang berbeda jika terjadi masalah seperti itu lagi? Bicarakan dengan pasangan, dan katakan apa yang dapat Anda lakukan untuk memperbaiki hal ini.

Komitmen. Mengakui bahwa Anda memiliki peran dalam masalah adalah bagian dari penyembuhan diri. Membangun kembali fondasi hubungan diawali dengan membuat komitmen untuk mengatasi masalah yang ada satu per satu. Hal ini membutuhkan waktu, sehingga Anda perlu belajar bersabar, namun tetaplah konsisten.

Saat berdialog mengenai apa yang harus diubah dalam hubungan, cobalah untuk tidak saling mengkritik atau pun menyalahkan. Fokuslah pada apa yang menjadi tanggung jawab Anda, dan pastikan pasangan juga melakukan hal yang sama.

Mungkin diantara temen-temen ada yang lagi mengalami kebosanan atau kejenuhan dalam hubungan, dan lagi gak punya ide mau ngapain!!!!
Berikut ada beberapa tips agar pacaran tidak membosankan yang mungkin berguna dan bisa membantu temen-temen. Bukan hal yang mutlak koq buat dilakukan, hanya sedikit 'ide' saja.

a. Jangan terlalu sering ketemu


Frekuensi bertemu yang terlalu sering akan membuat hubungan cepat hambar. Dalam hubungan apapun yang penting kualitasnya bukan kuantitasnya.

b. Kabur dari pasangan

Sesekali anda perlu 'kabur' dari pasangan. Maksudnya jika anda terbiasa dengan 'melaporkan' semua aktifitas, cobalah keluar dari kebiasaan itu.

c. Berbaur dengan temannya

Tidak ada salahnya berbaur dengan teman - teman dari pasangan anda. Jika anda sedang bosan dengan pacar, bisa dialihkan dengan teman-temannya yang dia sudah kenal.

d. Moment dadakan

Jangan terlalu lempeng dengan hubungan anda, itu sangat membosankan. Buatlah moment dadakan untuk acara sekecil apapun, karena hal tersebut akan membuat pasangan merasa tiap saat adalah moment berharga.

e. Surprise kecil

Jangan segan-segan memberikan kejutan kecil pada pasangan. Tidak harus selalu pria ke wanita, bisa sebaliknya. Karena hubungan pacaran adalah hubungan dua arah.

f. Olahraga berdua

Lepas dari rutinitas yang menguras otak dan fikiran, coba anda buat jadwal khusus berdua ke gym atau hanya sekedar jogging berdua. Bahkan bisa juga hubungan anda makin erat.

h. Mengenal keluarganya

Mengenal keluarganya tidak hanya anda yang akan memutuskan menikah. Saat pacaran juga perlu mengenal keuarga masing-masing. Sesekali berbaurlah dengan keluarganya tanpa melibatkan pasangan anda.Seperti berbelanja dengan ibunya, atau ke karaoke dengan kakaknya.

i. Ke Salon berdua

Salon bukan hanya milik wanita, pria juga wajib ke salon. Ajaklah pasangan anda saat ke salon, bukan untuk menemani atau sekedar menunggui, tapi libatkan pasangan dalam kegiatan salon anda. Seperti creambath atau perawatan tubuh lainnya.

j.Panggilan sayang

Panggilan sayang haruslah selalu ada dalam suatu hubungan. Jangan memanggil dengan kalimat 'sayang','cinta', de.el.el saja, tetapi variasikan panggilan anda, agar tidak sama dengan pasangan-pasangan lain.

Semoga tips agar pacaran tidak membosankan ene berguna yah guys.....sebenernya bukan buat yang lagi pacaran ajah sih, yang udah berkeluarga juga boleh dicoba koq ;) .Selamat mencoba...!!

sumber : http://mardikurniawan.blogspot.com/

Minggu, 21 Desember 2008

Ciri-ciri pria Depresi Berat

Gampang Naik Darah
Jika si dia yang Anda kenal orang yang sabar, namun belakangan emosinya sering kali tidak terkendali. Ia gampang naik darah, disenggol sedikit saja emosinya langsung meledak. Seperti mulai rajin mengobral cacian saat mengemudi di jalan. Disalip mobil lain ia langsung memaki, terjebak macet dia marah-marah. Anda juga sering kena semprot, padahal Anda tidak berbuat salah. Berbagai hal penting sampai tidak penting jadi sasaran tembak kemarahannya.

Capek
Biasanya ia selalu bersemangat menemani Anda jogging. Tapi belakangan, duh jangankan diminta menemani berolahraga, diajak jalan-jalan saja ogah. Alasannya, “lagi capek nih”. Stamina yang letih, mudah capek dan kurang bergairah melakukan aktivitas yang sebelumnya diminati, adalah pertanda jelas dia sedang dilanda depresi. Kalau kemerosotan stamina fisik ini berlangsung lama bisa memicu munculnya penyakit. Ia jadi gampang terserang penyakit. Kena angin malam sedikit, esoknya masuk angin, tersentuh gerimis, langsung flu.

Jadi ‘Lemot’
Cara berpikirnya menjadi lamban. Sering kali Anda minta apa, eh dia memberikannya lain. Anda minta air putih, eh dia malah membawakan majalah, enggak nyambung kan ? Ia juga berubah jadi pelupa, sampai-sampai dia sering lupa meletakkan kunci mobilnya. Pikirannya kacau, sehingga konsentrasinya terganggu dan sukar memutuskan atau memecahkan permasalahan.

Insomnia
Ia sering mengeluh tidak bisa tidur alias insomnia. Dan ini terjadi hampir setiap malam. Penderita depresi biasanya memang sukar mengawali tidur. Rata-rata dalam waktu 10-30 menit orang normal sudah bisa tertidur, ia membutuhkan waktu berjam-jam. Tidurnya juga tidak pulas (banyak bermimpi buruk) dan gampang terbangun di tengah malam. Kalau sudah terbangun, biasanya dia akan sulit untuk memulai tertidur lagi. Akibatnya, dia selalu mengawali hari dengan wajah dan stamina lesu.

Nafsu Makan Berubah
Nafsu makannya berkurang. Padahal, dia tidak sedang diet. Gangguan pola makan sebenarnya berbeda pada setiap orang. Kebanyakan memang ditandai dengan hilangnya nafsu makan dan jajan, sehingga mengakibatkan berat badan turun. Tapi bisa juga terjadi, nafsu makannya justru bertambah, yang mengakibatkan berat badannya membengkak. Karena itu tolok ukur apakah seseorang terkena depresi atau tidak bukan karena gemuk atau kurus, tapi keluarnya pola makan seseorang dari pola yang normal.

Sensitif
Ia yang tadinya cuek belakangan jadi berubah sensi dan mudah tersinggung. Berbicara dengannya, Anda kudu hati-hati, karena ucapan Anda bisa saja dianggap menyerang dirinya. Orang yang depresi memang senang sekali mengaitkan segala sesuatu dengan dirinya. Sehingga sering terjadi peristiwa atau ucapan yang di mata orang lain biasa saja dipandang berbeda olehnya, bahkan disalahartikan.

Merasa tak Berguna
Ia sering mengeluh sebagai pria yang tidak berguna. “Semua yang saya lakukan enggak ada artinya, hidup saya sia-sia,” begitu keluhnya pada Anda. Setiap hari hanya merenungi nasibnya yang tidak beruntung. Perasaan ini muncul karena ia merasa dirinya sebagai orang gagal, terutama di bidang atau di lingkungan yang seharusnya ia kuasai.

Tidak Percaya Diri
Kepercayaan dirinya merosot. Ia selalu ragu dan jadi tidak punya nyali menghadapi setiap persoalan. Hal ini disebabkan karena ia selalu memandang sesuatu dari sisi negatif, termasuk dalam menilai diri sendiri. Kerap membandingkan dirinya dengan orang lain. Ia menganggap orang lain lebih berhasil, lebih kaya, lebih sukses. Tanpa disadari pikiran-pikiran negatif ini menggerogoti pede-nya.

Menutup Diri
Ia cenderung menutup diri dari pergaulan sosial. Pulang kerja langsung pulang ke rumah. Hubungan dengan teman-temannya praktis terputus. Pokoknya ia kurang bergairah mengambil bagian dalam aktivitas yang dilakukan bersama orang lain. Ia lebih senang mengurung diri di rumah.

Bersikap Dingin
Ia tidak lagi sehangat dulu. Ia seakan tidak tertarik lagi pada kegiatan-kegiatan seks. Tidak ada lagi pelukan hangat dan sentuhan-sentuhan yang biasa ia lakukan. Jika ini terus berlangsung, risiko yang paling ditakuti dari gejala ini menurunnya gairah untuk melakukan hubungan intim dengan pasangan.

Apabila lima dari gejala di atas terlihat pada dirinya, bisa jadi dia memang mengalami depresi. Anda dapat membantunya dengan berada di sisinya untuk menghibur. Kalau tingkat depresinya tinggi, ajaklah berkonsultasi ke psikolog atau psikiater.